Posts

Technical Meeting Seleksi Kejuaraan Dispora

Bertempat di Gedung Rektorat lantai 6 Universitas Malahayati, dilaksanakan technical meeting seleksi turnamen futsal kejuaran Dispora 2015, Jum’at (5/6). Acara yang berlangsung sekitar satu jam dipimpin Asosiasi Futsal Nasional Lampung dan dihadiri oleh Pressiden BEM Universitas Malahayati.

Mereka yang ikut rapat adalah Perwakilan Tim Univeritas Malahayati, Universitas Lampung, Universitas Teknokrat, UTB, Universitas Muhamadiyah, POLTEKes Bandar Lampung, Universitas Darmajaya dan panitia yang terlibat dalam seleksi turnamen Futsal kejuaran DISPORA.

Menurut Asosiasi Futsal Nasional Lampung, technical meeting merupakan rapat awal yang dihadiri oleh para manager tim yang bertujuan untuk membicarakan dan menjelaskan tentang peraturan-peraturan atau tata tertib dalam pertandingan futsal kejuaraan Dispora.

Pada kesempatan tersebut Asosiasi Futsal Nasional Lampung menyampaikan arahan yang antara lain mengatakan bahwa tujuan diadakannya seleksi futsal ini adalah mencari bibit-bibit atlet futsal yang handal yang dapat berprestasi dan akan dikirim ke kejuaran Dispora Provinsi Lampung.

Dalam suatu pertandingan tentunya ada tim yang menang maupun yang kalah, untuk itu saya berharap agar dalam pertandingan nanti para official dan atlit menjunjung tinggi sportifitas sehingga pertandingan dapat berjalan dengan aman dan lancar, karena sportifitas dalam olahraga merupakan harga diri seorang atlet.

Selain itu, pada technical meeting ini juga dilaksanakan pencabutan undian guna menentukan lawan masing-masing tim. Sehingga setelah technical meeting ini mereka sudah mengetahui lawan yang akan dihadapi dan waktu pertandingan.

Sedikitnya ada 8 tim yang memastikan diri ikut dalam seleksi turnamen futsal Dispora 2015. Dan untuk pertandingan perdana akan dilaksanakan pada hari sabtu (6/6) pukul 15.00 WIB, diawali terlebih dahulu dengan melaksanakan upacara pembukaan yang dibuka secara resmi oleh Presiden BEM.

Bangku Kayu Asrama Putri yang Tak Pernah Sepi

Jika ditanya tempat belajar favorit, mahasiswi yang tinggal di asrama putri malahayati pasti punya jawaban yang beragam. Namun, sebagian besar pasti memilih bangku-bangku dekat parkiran sebagai jawaban. Mengapa demikian?

Jika dilihat sekilas bangku-bangku ini tampak terbuat dari kayu. Dengan warna cokelat dan tekstur kulit kayu di bagian luarnya. Namun jika dilihat lebih teliti, ternyata bangku ini bukan dibuat dari kayu sungguhan. Bangku ini dibuat sedemikian rupa agar terlihat serasi dengan warna kampus yang bernuansa hijau.

Berjejer mulai dari gerbang yang memisahkan asrama putra dan putri sampai gerbang dekat kabara shop, bangku ini tak pernah sepi. Siang hari bangku ini ramai oleh mahasiswi yang duduk-duduk sambil berteduh, menikmati semilir angin yang berhembus sesekali. Sore harinya banyak mahasiswi duduk-duduk melepas lelah selepas kuliah.

Setelah magrib bangku-bangku dekat parkiran itu akan dipenuhi oleh mahasiswi yang sibuk membuka-buka halaman buku. Mengerjakan tugas dan belajar. Beberapa terlihat asyik bercakap-cakap lewat telepon genggam, atau sekadar duduk dan mengobrol bersama beberapa teman.

Kesibukan seperti itu akan berlanjut hingga tengah malam. Mungkin karena suasana malam yang tenang membuat mahasiswa lebih konsentrasi belajar.

“Dibanding belajar di kamar, mending belajar disini. Di kamar kadang berisik dan ngantuk. Kalau belajar disini lebih tenang”, komentar salah seorang mahasiswa.

Disetiap bangku sudah terpasang lampu neon untuk penerangan. Selain itu disediakan juga stop kontak yang akan memudahkan pengisisan daya baterai laptop maupun media belajar yang lain. Jika hujan, tak perlu buru-buru masuk asrama karena takut kebasahan. Bangku ini mempunyai atap yang akan melindungi dari air hujan.

Bangku-bangku ini selain nyaman juga bisa menjadi alternatif ketika suasana kamar tidak mendukung untuk belajar. Itulah alasan mengapa sebagian besar mahasiswi menjadikannya tempat belajar favorit.

Harapan & Motivasi

Bekerja atau apapun yang kita lakukan  merupakan pekerjaan hati, dan selanjutnya bahasa hati adalah  bahasa kasih sayang, atau cinta kasih, kelembutan, ketulusan, kesabaran, ketenangan, kearifan, kebijaksanaan dan lain-lain.

Ketika kita mampu  mengemas  bahasa hati tersebut didalam  hati kita, berhubungan/bersosialisasi dengan  rekan kita secara langsung pun akan mendapat  respon  positif  yang akan kita terima pada saat itu, tanpa kita sadari, kita menjadi  medan  magnet  bagi mereka..

Ketika kata-kata positif  yang  kita sampaikan  kepada orang lain akan  memiliki kekuatan  positif, dan dapat  membuat seseorang menjadi termotivasi, semangat serta optimis, maka kita telah membuat seseorang  tersebut menjadi senang. Sementara ketika kita melontarkan  kata-kata negatif maka  kata-kata tersebut berpotensi melemahkan, dan membuat seseorang menjadi putus asa, kecewa , sedih, kurang bersemangat,  dan membelenggu kreatifitas, dan jelas secara tidak langsung kita telah  membuat orang tersebut terbelenggu.

Ketika kita mengucapkan  kata “ Saya tidak bisa”,  perasaan apa yang kita rasakan ? tentu pastinya ada perasaan  tidak  nyaman. Bukan karena  tidak bisa, akan tetapi kalimat tersebut  akan  membelenggu potensi yang ada pada diri kita, hal ini secara otomatis akan  mempengaruhi sikap pasif dan kurang berenergi pada diri kita, bila hal ini kita lakukan berulang – ulang dalam kurun waktu yang lama , maka otomatis pula potensi kita akan selalu  terpendam  selama  kurun  waktu  tersebut berjalan , dan menjadikan keyakinan yang menghambat.

Coba kita bandingkan dengan  kata positif  berikut “ Saya yakin bisa” atau “Saya bisa melakukanya” apa yang akan kita rasakan? Pasti ada perasaan optimis, yakin dan ingin mencoba  karena ada energi, ketika  hal ini dilakukan dengan berulang kali , maka energi tersebut semakin besar dan secara otomatis otak kita akan bekerja dan mencari jalan nya sendiri

Kata kata yang kita gunakan  mempengaruhi kerangka fikiran dan Kondisi emosional yang kita rasakan. Penggunaan kata–kata yang tepat dan positif akan memicu motivasi dan perasaan untuk bertindak (Adam Khoo)

 Memang menyenangkan ketika inspirasi bisa selalu datang dari hal-hal terkecil di sekitar kita dan kita selalu dan selalu terus produktif.

Namun ada kalanya kita terkadang  tidak mood melakukan apapun juga, padahal kita membutuhkan dan harus memenuhi apa yang menjadi kebutuhan kita, kita butuh cita-cita, ilmu,  kita butuh teman dekat, bahkan kita tidak munafik kitapun juga butuh materi untuk mengisi kantong kita.serta butuh motivasi untuk mengerjakan tugas atau membuat sebuah karya.

Berikut adalah beberapa  tips yang saya ambil dari berbagai sumber untuk menumbuhkan motivasi kita meskipun kita sedang tidak mood atau kehilangan inspirasi. Dan semoga bermanfaat :

  1. Rancang visimu

Salah satu alasan terbesar mengapa kita kehilangan motivasi adalah kita kehilangan hubungan dengan visi kita. Khususnya visi mengenai apa yang kita ingin capai.

Tentukan apa yang ingin kita capai, ciptakan alasan kita bisa mengerjakannya serajin mungkin, buatlah goal.

  1. Mengapa

Ketika kita kehilangan motivasi, kita sering tidak menemukan alasan mengapa harus melakukan apa yang biasanya/ingin kita lakukan. Cobalah untuk menciptakan alasan yang diperuntukkan bagi orang lain. Membantu orang lain adalah proses yang berkesinambungan dan membuatmu terus mencari cara-cara baru menyediakan solusi bagi masalah tertentu.

  1. Buat deadline.

Berikan dirimu sendiri batas waktu untuk menyelesaikan sesuatu. Kerjakan sebanyak mungkin dalam jangka waktu tertentu. Dan lihatlah apa yang bisa kita capai dalam keadaan “kepepet.”

  1. Beristirahat.

Terkadang kehilangan motivasi tanda bahwa kita harus mengambil waktu istirahat. Bangkitlah dari depan komputer, pekerjaan rumah, pergilah keluar dan menghirup udara segar dengan segera.dengan demikian oksigen akan mengalir kembali ke otak kita sehingga energi dan nutrisi untuk berfikir kembali terkumpulkan.

Perhatikan sekelilingmu, cobalah untuk menghargai setiap hal kecil, mengobrol dengan teman, tetangga,  dengan sahabat . Beristirahat akan memberimu energi serta inspirasi baru. Bahkan kita masih teringat dengan lantunan lagu Ebiet, jikalau perlu marilah kita “ tanya pada rumput yang bergoyang.

  1. Lakukan pekerjaan yang kita cintai

Terkadang apa yang harus kita lakukan bukanlah apa yang kita cintai. Jika kita merasa hampa mengerjakan sesuatu, buatlah rencana untuk meninggalkannya. Tidak ada gunanya melakukan hal yang tidak kita cintai sendiri.

Kerjakan apa yang paling membuat kita merasa senang melakukannya. Carilah cara agar kecintaan kita itu dapat membantu orang lain juga cinta.

“jika kita tidak suka dengan apa yang terjadi dalam hidup ini, kita hanya perlu merubah kesadaran (fikiran atau perasaan )kita, maka dunia akan berubah untuk kita” (levenson, 1993)

  1. Baca tulisan motivasional

Bacalah buku-buku atau situs dan blog motivasional. Ini berguna untuk mengingatkan kita mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan.

Di akhir tulisan kita bisa menemukan sejumlah situs motivasional dan pengembangan diri yang bisa kita cicipi.

  1. Berkompetisi

Masukilah lingkungan yang kompetitif agar memicu semangatmu. Kumpulkan teman atau rekan sejawat yang melakukan hal yang sama denganmu, bandingkan pencapaian kalian dalam jangka waktu tertentu.

  1. Bergaul dengan orang yang termotivasi

Sadarkah kita ketika berada di sekitar orang-orang yang positif, getaran mereka akan menyentuhmu secara alami juga. Kita akan merasa termotivasi dan tergerak untuk bertindak. Berkumpullah bersama teman atau orang-orang positif. Bookmark dan bacalah blog-blog yang berisi hal-hal positif, menyenangkan dan memotivasi.

  1. Ingat hal-hal yang kita syukuri

Bisa jadi keluargamu, teman-temanmu, pasanganmu, kesehatan, kehidupanmu dll. Buatlah daftar hal-hal yang kita syukuri. Simpanlah dalam bentuk file komputer atau buku jurnal/diary. Sadari ada banyak orang yang belum memiliki hal-hal yang kita miliki sekarang.yakin bahwa nikmat kita akan selalu ditambah, jika kita selalu ajeg dalam bersyukur. Kapanpun kita merasa kehilangan motivasi, lihatlah kembali daftar ini untuk mengingatkanmu mengapa hidup layak perlu diperjuangkan.

10. Stok Ide

Buatlah daftar stok ide hal-hal menyenangkan yang bisa kita lakukan. Entah itu berkunjung ke tempat tertentu, membuat karya seni tertentu, atau draft tulisan.

Menjadi sukses adalah  impian semua orang. Tentunya untuk itu diperlukan motivasi yang kuat untuk mengatasi tantangan untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Motivasi ini harus ditumbuhkan dari dalam diri sendiri. Anda bisa saja membaca ratusan buku atau pergi ke puluhan seminar untuk memperoleh suntikan motivasi, namun hal yang sering terjadi adalah kenaikan emosi sesaat untuk berubah. Barangkali ini bertahan satu atau dua minggu dan setelah itu Anda merasa semuanya kembali menjadi biasa-biasa saja seperti kondisi yang lama. Pernahkah merasa begitu?

Motivasi adalah pohon yang Anda siram dengan potensi diri anda

Kalau Anda mau menurunkan berat badan, pastikan Anda bersama teman-teman yang mempunyai tujuan sama. Kalau Anda ingin membangun bisnis, bertemanlah dengan orang-orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis atau mereka yang mau memulai bisnis. Anda bisa memperoleh energi dan motivasi dari mereka. Akan sangat mudah untuk termotivasi ketika Anda memperoleh support. Apa yang Anda rasakan sebagai rintangan ketika bekerja sendiri bisa teratasi dengan bantuan dan dukungan teman-teman yang bervisi sama.

“ Harapan merupakan tujuan untuk membuat kita termotivasi.”

“Capailah harapan itu dengan memupuk motivasimu”

 

(Tabloid LIMA Universitas Malahayati)

Indahnya Air Terjun Gunung Betung

Gunung Betung merupakan salah satu gunung yang sangat dekat dengan kota Bandar Lampung. Gunung ini menjadi salah satu destinasi wisata selain wisata bahari yang ada di kota Bandar Lampung.

Memiliki tinggi 1.240mdpl, tidak terlalu sulit untuk menempuh perjalanan menuju Gunung Betung. Cukup 15 menit saja perjalanan dari pusat kota bandar lampung menggunakan kendaraan roda dua untuk menempuh gunung yang terletak di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Hari Minggu lalu, kami tim malahayati.ac.id melakukan perjalanan wisata ke Gunung Betung. Tujuan kami adalah lokasi air terjun Gunung Betung bawah, 30 menit perjalanan dari pos pengamanan gunung yang di kelola oleh warga dan perum perhutani, perjalanan kami di sambut oleh rimbunya pepohonan kakao dan kopi karena sebagian besar kaki gunung di gunakan para warga untuk bercocok tanam kakao dan kopi.

Medan yang kami lalui tidak terlalu berat, indahnya pemandangan gunung ditambah udara yang sangat sejuk membuat pikiran ini menjadi tenang dan damai. Tidak seperti udara di kota yang sudah tercemar  polusi dan tidak enak untuk dihirup.

Sesampainya di tujuan, kami harus membelah sungai untuk sampai ke tujuan. Hanya 15 meter kami langsung disambut dengan indahnya ciptaan Tuhan, air yang berjatuhan dari puncak gunung betung membasahi tanah kaki gunung betung.

Kurang lebih dari 30M tinggi air terjun itu, percikan air yang berbenturan dengan batu membuat hati ini semakin tenang. Sesampainya di bawah air terjun, kami langsung mengabadikan gambar. Sungguh indahnya pemandangan ini.

Setelah mengabadikan gambar, kami langsung mandi di air terjun yang sangat dingin menusuk tulang. Sangat segar! Keringat perjalanan dan lelahnya otot hilang seketika. Untuk menghilangkan dingin agar tidak hipotermi kami langsung membuat api unggun dan memasak mie rebus dengan kompor lapangan yang kami bawa.

Senja pun datang, kami bergegas untuk pulang. Tidak lupa sampah kami kumpulkan dan membuang pada tempatnya, agar alam tetap terjaga.[]

BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat Wadah Silaturahmi

Ada yang berbeda dari keseharian Yolan Sasana Putra, ia yang kesehariannya kuliah, kini harus memperhatikan organisasinya yaitu BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa ) Fakultas Kesehatan Masyarakat. Pasalnya Yolan telah dilantik menjadi Gubernur Fakultas Kesehatan Masyarakat pada kamis, 28 Mei 2015 lalu.

Mahasiswa semester empat ini mengatakan kegugupannya saat mengikuti kegiatan pemilihan gubernur, antusias para mahasiswa Fakultas kesehatan masyarakat membuatnya semakin gugup, beberapa pertanyaan yang diajukan pun tak luput dari kegiatan tersebut,

Yolan Sasana Putra yang lahir 6 Juni 1995 Kotabumi, Lampung Utara ini tidak menyangka menjadi salah satu yang terpilih dari tiga kandidat. “Saya ingin memajukan BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan cara membuat BEM ini lebih dikenal oleh mahasiswa, menjadikan Fakultas Kesehatan Masyarakat lebih solid, saling peduli, memiliki rasa kekeluargaan, dan juga menambah pengalaman menjadi seorang pemimpin yang amanah, Insyaallah BEM akan lebih baik lagi,“ujarnya.

Yolan juga menambahkan, “kalau kita harus bersama-sama membangun Organisasi ini dan merubah paradigma mahasiswa bahwa BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat adalah wadah untuk saling bersilaturahmi dan menyalurkan minat dan bakat mahasiswa, berani bertanggung jawab dan berani dikritik”.